Rabu, 26 September 2012

Book review: Dark Love by Ken Terate


JUDUL              : DARK LOVE
PENGARANG  : KEN TERATE
PENERBIT        : GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA
TERBIT             : 6 SEPTEMBER 2012
HARGA            : Rp. 40.000
Summary:
Dunia remaja Kirana yang ceria dan penuh tawa seketika retak begitu dia menyadari ada benih cinta yang bertumbuh di rahimnya. Ia HAMIL. Ya Tuhan, Kirana baru 17 tahun. Tinggal satu semester lagi, ia akan lulus SMA. Bisakah ia menghentikan janin di kandungannya untuk berkembang? Bolehkah ia tetap bersekolah jika perutnya makin membesar? Oh, dia kan salah satu murid terpandai di sekolahnya, masa' pihak sekolah akan mengeluarkannya begitu saja?

Oh, apakah ia korban perkosaan? Apakah Kirana hanya melakukan hubungan intim dengan iseng? Tak lebih baikkah jika Kirana mengaku saja pada semua orang siapa cowok yang menghamilinya? Tentu, itu lebih mudah baginya. Ia tak akan menanggung semua beban itu sendirian. Tapi, ia tak tega. Cowok itu begitu tampan, begitu pintar, dan dia begitu diharapkan sebagai tulang punggung keluarganya. Oh, Tuhan! Kirana begitu kalut. Apa yang musti ia lakukan? Bersediakah ia....aborsi?

Simak langkah Kirana yang tertatih-tatih demi mencari solusi atas aib yang menimpanya dalam novel teen lit terbaru karya Ken Terate bertajuk Dark Love ini.

Tema itulah yang menjadi topik bahasan utama Ken Terate dalam novel Dark Love ini. Dengan gaya bercerita dan segala pernik khas remaja, Ken menghidupkan tokoh yang begitu real dengan segala keluguan dan kebingungannya menghadapi persoalan serumit ini. Perang batin yang dialami Kirana begitu dekat dengan keseharian. Seorang remaja beranjak dewasa yang menghadapi kenyataan bahwa berhubungan intim yang awalnya biasa dan menyenangkan justru membawanya kepada jalan yang tak diketahui di mana ujungnya. Apalagi ia pun sadar, ini adalah aib. Maka, dunia tak boleh tahu.

Nuansa riang-komedi-komikal khas Ken memang masih terasa, meskipun sebagaimana judul novel ini, aliran kisahnya dibuat sedikit lebih gelap dibanding karya-karya Ken sebelumnya yang secerah warna-warni cokelat M&M. Tentu saja, persoalan hamil di luar nikah di kalangan anak SMA bukan persoalan gampang.

Yang juga menarik dari novel ini adalah sejak mula tokoh Kirana enggan menyebutkan siapa cowok yang menghamilinya. Bahkan, kita sebagai pembaca pun diajak kucing-kucingan. Sepanjang membaca novel ini (sampai dengan terbongkarnya rahasia kelam itu) tak pelak saya pun ikut menebak-nebaknya. Sebenarnya mudah, karena si cowok yang dikenalkan sebagai "My Prince" adalah satu dari tiga cowok di geng Kirana yaitu Andra, Alvin, atau Banyu. Beberapa clue bertebaran di sana-sini, tapi saya patut mengacungkan jempol ketika Ken masih tetap membuat saya "buta" soal si cowok hingga ke tengahnya.

Tema persahabatan memang menjadi concern Mbak Ken, saya rasa. Hampir di seluruh novel-novelnya yang sudah saya baca, nuansa persahabatan itu begitu nyata. Termasuk di novel ini juga. Perubahan sikap teman-teman terdekat Kirana: Maria, Chacha, Andra, Alvin, dan Banyu, ketika rahasia kehamilan Kirana terbongkar juga dapat terasa dengan baik.

Masih cukup banyak ruang untuk pengembangan plot memang tapi saya pribadi sih sudah merasa cukup. Kegalauan hati seorang gadis SMA, pintar dan harapan keluarga, demi menghadapi masalah pelik hamil di luar nikah di usia yang untuk ukuran zaman sekarang, terlalu muda, cukup tergambarkan dengan baik. Dikarenakan PoV diambil dari sisi Kirana sehingga bagaimana gejolak si cowok yang berdasar ceritanya digambarkan bersedia bertanggung jawab itu menjadi tidak bisa terlihat. Saya yakin, dia juga terguncang. Mungkin akan makin seru jika Ken menggunakan dua sisi PoV, namun konsekuensinya yaaa...My Prince tak perlu lagi di'misterius'kan.

Atau, jika memungkinkan dibikin sekuel, bisa tuh digunakan PoV dari sisi si cowok. Hahaha, kalau pembaca selalu #ngarep ada kelanjutannya, ya?

Di novel ini. Kalian bakal menemukan rasa penasaran yang sangat amat dalam. Jadi, kalian sulit untuk berhenti membaca sedetik pun, kalian pasti ingin meneruskan membaca novelnya sampai ending. Selain itu, kalian akan dapat pembelajaran penting. Khususnya bagi para remaja. Remaja yang sudah mempunyai pacar, maupun belum. Pelajaran yang amat sangat berharga: “LOVE IS NOT SEX.” Yeah, kalangan remaja sekarang sudah banyak yang menganggap Cinta itu sex. Nah, seandainya para remaja membaca novel ini, mereka pasti akan berpikir dua kali, bahkan berkali-kali lagi untuk melakukan “hal” yang seharusnya tidak dilakukan sebelum “waktu”nya. Di novel ini, kalian juga akan menemukan, apa resikonya kalau para remaja menganggap “LOVE IS SEX”

DARK LOVE.
Awalnya, saya membeli novel ini agak ragu. Dilihat dari segi judul, sudah sangat menakutkan. CINTA GELAP. Aduh, siapa sih yang ngga takut sama cinta gelap? Saya yakin seluruh remaja, bahkan seluruh manusia pasti begitu.
Cover novel. Cover yang sangat lembut. Warnanya. Tapi isi novelnya, begitu mengguncangkan.
Novel berisi cerita romantis, humor, dan PEMBELAJARAN. Benar-benar novel teenlit yang patut diacungi jempol. Mbak Ken Terate berhasil membuat pembaca tersihir!

                                                                  4/5 star from me!;)

2 komentar:

Thanx for you'r coming :)

 
Elphin Books Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template