Selasa, 27 Mei 2014

Maaf...

Berhubung dengan adanya kasus ini, saya mohon maaf sebesar-besarnya.

Saya sampai merampas laptop ayah saya ketika saya sedang belajar demi menghapus postingan saya yang meng-copas blog lain.

Saya sangat minta maaf atas kejadian ini, dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

Tolong kalau kalian kritik ke saya, langsung comment di postingan ini, jangan ngomong di belakang saya. Bukannya menambah dosa kalian sendiri? Saya belajar dewasa atas permintaan Kak Dion tadi, meminta maaf. Dan tolong saya juga meminta tolong, kalian ngomong baik baik ke saya di postingan ini, jangan "ngrasani" di belakang. Biar masalah bisa selesai dengan baik.

Terima kasih.

Oh iya satu lagi, postingan mana lagi yang harus saya hapus?
Berhubung dengan adanya kasus ini, saya mohon maaf sebesar-besarnya.

Saya sampai merampas laptop ayah saya ketika saya sedang belajar demi menghapus postingan saya yang meng-copas blog lain.

Saya sangat minta maaf atas kejadian ini, dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

Tolong kalau kalian kritik ke saya, langsung comment di postingan ini, jangan ngomong di belakang saya. Bukannya menambah dosa kalian sendiri? Saya belajar dewasa atas permintaan Kak Dion tadi, meminta maaf. Dan tolong saya juga meminta tolong, kalian ngomong baik baik ke saya di postingan ini, jangan "ngrasani" di belakang. Biar masalah bisa selesai dengan baik.

Terima kasih.

Oh iya satu lagi, postingan mana lagi yang harus saya hapus?

Minggu, 25 Mei 2014

IKUTAN, YUK!


Haaaai, ketemu lagi di postingan non review ya hihi:)
Kali ini aku mau ngajak kalian buat ikutan blog tour Interlude daaaaaaaan di sana ada GIVEAWAY nyaaa!!!!!!!! Apa hadiahnyaaaaaaaaaaa? Kalo namanya aja blog tour Interlude, pasti hadiahnya novel Interlude karya Windry Ramadhina dong!!!!!!

Penasaran, caranya gimanaaaaaaaa? :P Klik aja di SINI yaaaaaa!!
Dan jangan lupa baca juga blog tour Interlude hari pertama sampe ke 4 juga ya, cari aja di SINI

Oke, selamat berjuang bareng guys!:)

Haaaai, ketemu lagi di postingan non review ya hihi:)
Kali ini aku mau ngajak kalian buat ikutan blog tour Interlude daaaaaaaan di sana ada GIVEAWAY nyaaa!!!!!!!! Apa hadiahnyaaaaaaaaaaa? Kalo namanya aja blog tour Interlude, pasti hadiahnya novel Interlude karya Windry Ramadhina dong!!!!!!

Penasaran, caranya gimanaaaaaaaa? :P Klik aja di SINI yaaaaaa!!
Dan jangan lupa baca juga blog tour Interlude hari pertama sampe ke 4 juga ya, cari aja di SINI

Oke, selamat berjuang bareng guys!:)

Sabtu, 03 Mei 2014

Update New Authors Reading Challenge 2014 Maret-April

 

MARET
#1 Valiant Budi - Kala Kali (8 Maret 2014)

APRIL

Jadi ditotal, aku cuma membaca 6 buku karya penulis baru dalam 2 bulan ini. Hiks, menurun dari 2 bulan kemarin..................
 

MARET
#1 Valiant Budi - Kala Kali (8 Maret 2014)

APRIL

Jadi ditotal, aku cuma membaca 6 buku karya penulis baru dalam 2 bulan ini. Hiks, menurun dari 2 bulan kemarin..................

Senin, 24 Maret 2014

How I Read

Assalamu'alaikum! :) Akhirnya setelah seminggu ngga review novel romance sama sekali di blog ini, aku balik lagi. But, kali ini bukan postingan review ya #plak. Sebenernya mau review novel Tokyo: Falling, tapi berhubung liat postingan Mbak Sulis, aku jadi tergoda untuk ikutan hihihi :p Mulai deh yaaaaaaa~

 😊

1. How do you find out about new books to read?
Karna aku punya banyak sekali teman di facebook, blog, dan goodreads sesama pecinta novel, aku jadi tau mana novel terupdate yang bagus. Aku kasih tau rahasia nih ya, aku ngga bakal baca buku sebelum liat di goodreads kalau novel itu minimal 50 ratings, entah itu ratings jelek or bagus hehe.

2. How did you get into reading?
Awalnya sih gara gara waktu itu aku ke rumah sakit njenguk nenek, kebetulan di sana ada Kakak sepupu yang juga njenguk dan bawa novel Autumn in Paris. Di rumah sakit kan pasti bosan ya, akhirnya aku baca aja itu novel, eeeeeh ketagihan sampe sekarang baca novel  :)

3. How has your taste in books changed since you've gotten older?
Seperti yang aku katakan tadi di point no 2. Awalnya nyoba baca novel sad romance, sekarang merambat ke romance, thriller, horor, dan fantasy juga  :)

4. How often do you buy books? 
Hmm curhat dikit dulu ya. Aku ini anak kelas 10 yang udah dikasih uang jajan bulanan, itupun ngga banyak, bisa lah buat beli buku perbulan 1 novel. Tapi, karena aku maniak membaca, ngga cukup dong kalau 1 bulan 1 buku doang, akhirnya aku seminggu bisa baca 2-3 novel, tapi bukan beli, melainkan pinjem di rental deket sekolahan hehehe. Untungnya rental nya juga nyediain novel update kok:)

5. How did you get into booktubing/book blogging?
Sebenernya mulai taun 2012, tapi aktif lagi tahun 2014 ini karena mengikuti beberapa reading challenge, jadi semangat ngereview di blog :)

6. How do you react when you don't like the end of the book?
Reaksinya? Cuma bisa ngedumel dalem hati, "Ya Allah, kok gini ceritanya?! Ngga bakal ngulang sama penulis itu deh!" Udah gitu doang, abis gak tau mau ngapain juga  :D

7. How often have you taken a sneaky look at the back page of a book to see if it's happy ending?
Jarang sih ya, aku lebih suka kejutan soalnya.

8. How many people are you going to tag, who are they?
Semua orang!   :) Buat yang mau ikutan bikin postingan kayak gini, monggo~~~~ Kalau bisa, nanti komen link kalian di bawah ini ya, biar aku jadi bisa ikutan baca :)

Books
Assalamu'alaikum! :) Akhirnya setelah seminggu ngga review novel romance sama sekali di blog ini, aku balik lagi. But, kali ini bukan postingan review ya #plak. Sebenernya mau review novel Tokyo: Falling, tapi berhubung liat postingan Mbak Sulis, aku jadi tergoda untuk ikutan hihihi :p Mulai deh yaaaaaaa~

 😊

1. How do you find out about new books to read?
Karna aku punya banyak sekali teman di facebook, blog, dan goodreads sesama pecinta novel, aku jadi tau mana novel terupdate yang bagus. Aku kasih tau rahasia nih ya, aku ngga bakal baca buku sebelum liat di goodreads kalau novel itu minimal 50 ratings, entah itu ratings jelek or bagus hehe.

2. How did you get into reading?
Awalnya sih gara gara waktu itu aku ke rumah sakit njenguk nenek, kebetulan di sana ada Kakak sepupu yang juga njenguk dan bawa novel Autumn in Paris. Di rumah sakit kan pasti bosan ya, akhirnya aku baca aja itu novel, eeeeeh ketagihan sampe sekarang baca novel  :)

3. How has your taste in books changed since you've gotten older?
Seperti yang aku katakan tadi di point no 2. Awalnya nyoba baca novel sad romance, sekarang merambat ke romance, thriller, horor, dan fantasy juga  :)

4. How often do you buy books? 
Hmm curhat dikit dulu ya. Aku ini anak kelas 10 yang udah dikasih uang jajan bulanan, itupun ngga banyak, bisa lah buat beli buku perbulan 1 novel. Tapi, karena aku maniak membaca, ngga cukup dong kalau 1 bulan 1 buku doang, akhirnya aku seminggu bisa baca 2-3 novel, tapi bukan beli, melainkan pinjem di rental deket sekolahan hehehe. Untungnya rental nya juga nyediain novel update kok:)

5. How did you get into booktubing/book blogging?
Sebenernya mulai taun 2012, tapi aktif lagi tahun 2014 ini karena mengikuti beberapa reading challenge, jadi semangat ngereview di blog :)

6. How do you react when you don't like the end of the book?
Reaksinya? Cuma bisa ngedumel dalem hati, "Ya Allah, kok gini ceritanya?! Ngga bakal ngulang sama penulis itu deh!" Udah gitu doang, abis gak tau mau ngapain juga  :D

7. How often have you taken a sneaky look at the back page of a book to see if it's happy ending?
Jarang sih ya, aku lebih suka kejutan soalnya.

8. How many people are you going to tag, who are they?
Semua orang!   :) Buat yang mau ikutan bikin postingan kayak gini, monggo~~~~ Kalau bisa, nanti komen link kalian di bawah ini ya, biar aku jadi bisa ikutan baca :)

Books

Senin, 24 Februari 2014

Review Novel Khokkiri by Lia Indra Andriana


Judul: Khokkiri
Penulis: Lia Indra Andriana
Penerbit: Haru
Kategori: Novel Fiksi
Genre: Drama, Romance
Tebal: 308 halaman
Terbit: Juli 2011
Bisa dibeli di: Bukabuku.com
 
"Kusimpan seuntai kenangan abadi tentangmu"

Becca. Adriel Jo. Richard. Della. TOP. Lucie.
Penulis. Fotografer. Dokter. Penerjemah. Blogger.
Teman. Saudara. Kekasih. Tunangan

Mereka telah mengikrarkan kesetiaan untuk tak saling melupakan. Namun, kenyataan bahwa mereka hanyalah manusia biasa yang memiliki keterbatasan memori, tak dapat diubah.

Meski ego mereka bersikeras tak ingin dilupakan, namun ketika salah satu dari mereka harus menghilang dari kehidupan orang terdekatnya, semua memori yang telah dirajut dan disimpan seolah tidak pernah ada.

Adakah jalan bagi memori itu untuk kembali?

Benarkah memori yang tersimpan itu tidak akan pernah pudar seperti janji setia yang mereka ucapkan?
Jika Seoulmate memiliki kambing sebagai simbol cerita, maka Khokkiri (gajah), novel ke 12 Lia Indra Andriana kali ini mengusung gajah sebagai simbol. Gajah, kenapa gajah? Karena ternyata simbol gajah memiliki makna mendalam dari keseluruhan cerita.

Gajah yang merupakan mamalia darat terbesar di dunia itu,ternyata memiliki fakta unik berupa kemampuan daya ingat yang kuat. Hewan ini memiliki tengkorak besar dan kuat sehingga mampu mengingat perintah –perintah yang diajarkan dan jarang melupakannya. Tidak mengherankan kalau banyak yang setuju dengan pendapat kalau gajah adalah hewan dengan ingatan paling baik sedunia. Oleh karena fakta daya ingat ini jugalah yang menjadikan gajah sebagai simbol pengingat dari sebuah bingkai cerita cinta yang berlandaskan kenangan, Khokkiri.

Kalau dalam Seoulmate Mbak Lia memakai 'harapan' sebagai benang merah ceritanya, maka di Khokkiri kata kuncinya adalah 'kenangan'. Manusia bukan gajah yang memiliki ingatan yang super. Aku ingat, aku pernah meminta pada Tuhan untuk membuang satu sel otak aku yang berisi ingatan/kenangan akan seseorang yang telah menyakitiku. Namun setelah menamatkan Khokkiri ini, sepertinya aku harus mencabut kembali permintaanku tadi. Karena kembali ke kisah Khokkiri tadi, Richard-Della-Adriel-Becca-Lucie, diantara mereka berlima toh akhirnya ada yang harus 'tersingkir' dan rela hanya menjadi sebatas kenangan. Karena kenangan, sebaik dan seburuk apapun itu, adalah hal berharga yang membuat kita menghargai dan memaknai hidup.:) 

Awalnya aku cukup dibuat bingung dan sulit mengikuti alur cerita novel ini (aku saja sebagai pembaca cukup ‘sulit’, gimana penulisnya ya? Nah loh!). Karena isinya menceritakan kehidupan banyak tokoh utama dan tak ada penunjuk waktu. Pada mulanya, Becca, Adriel, dan TOP kemudian Della, Richard, dan Lucie punya frame masing-masing. Namun setelah membaca lembar demi lembar ternyata keenam tokoh utama ini ada dalam satu frame yang sama! Si penulis, Kak Lia Indra Andriana, bisa menarik keenamnya dalam satu frame drama kehidupan yang kompleks, yang awalnya saya kira tidak ada hubungannya antara Becca dengan Lucie ataupun Adriel dengan Richard. Kuncinya adalah kenangan! Kenanganlah yang mempertemukan mereka (kembali).
Kalau diibaratkan, membaca Khokkiri itu sama seperti menemukan sebuah puzzle yang belum tertata, untuk kemudian perlahan-lahan menyusun puzzle ini menjadi sebuah rangkaian kenangan yang utuh dengan membaca tiap halamannya.

Beberapa konflik dan kejanggalan muncul seiring berjalannya alur cerita. Di sinilah letak teka-teki itu. Aku sebagai pembaca sadar tidak sadar suka menebak-nebak apa yang akan terjadi dan bagaimana ending-nya. Sayang saya sering gagalnya! *shy* Tetapi di sinilah letak ketertarikanku pada novel ini. Pembaca cenderung tidak dapat menebak apa yang ada di halaman berikutnya.

Ini adalah novel istimewa yang sukses membuatku tak melepas halaman demi halaman sampai kisah ini berakhir. Kompleks dan cenderung berat dibandingkan novel Lia yang sebelumnya. Tapi itulah sisi menariknya. Setiap karakter dan kisahnya di sepertiga awal disusun seperti puzzle hingga seolah-olah mengajak pembaca untuk berpikir,mengolah,dan menghubung-hubungkan rentetan peristiwa yang terjadi hingga mencapai kesimpulan yang memuaskan. Begitupun juga dengan Topik D.I.D (Dissociative Identity Disorder)/ kepribadian ganda yang diangkat sangat menarik dan terbilang langka. Jarang aku temui penulis yang mau menggali hal-hal berbau medis dalam novelnya dan apa yang Mbak Lia lakukan di novel ke 12 nya yang tetap berbau Korea ini adalah suatu kemajuan besar.

Salut dengan alur cerita yang sering membuat saya berkerut-kerut, tapi toh menikmati dan penasaran juga akan akhir ceritanya. Konflik keluarga dan pergolakan batin atas peristiwa masa lalu dikemas dengan cukup apik.

Tambahan keistimewaan novel ini  juga terletak kemampuan Lia memindahkan para alter ego karakternya pada komposisi yang tepat.Tidak ada yang tumpang tindih ketika kemunculan para alter terjadi. Namun sayangnya,  karena terlalu terfokus pada tiga alter yang menguasai tubuh sehingga deskripsi asal muasal alter sampingan Lady vampire yang muncul dipertengahan cerita  tak terlalu mendapat porsi perhatian yang cukup. Siapa sebenarnya Lady Vampire? Kenapa dia muncul? Tak ada jawaban pasti.

Dan buat kamu yang punya kebiasaan membaca novel bagian awal dan akhirnya saja, maka hampir bisa dipastikan kalau kamu akan berakhir dengan kepala migren akibat bingung, Alur dan kisah dalam novel ini tidak dapat ditebak begitu saja seperti novel-novel remaja kebanyakan, dan disitulah poin terpenting dan paling menarik dari Khokkiri….obviously unpredictable ^^

But overall, cerita yang tak biasa dan karakter mempesona membuatku tak segan-segan memberi Two Thumbs up untuk drama psikologi Mbak Lia yang mendebarkan ini!!One of my favorites books. I can't wait to see what Lia has for us next!:) 

Judul: Khokkiri
Penulis: Lia Indra Andriana
Penerbit: Haru
Kategori: Novel Fiksi
Genre: Drama, Romance
Tebal: 308 halaman
Terbit: Juli 2011
Bisa dibeli di: Bukabuku.com
 
"Kusimpan seuntai kenangan abadi tentangmu"

Becca. Adriel Jo. Richard. Della. TOP. Lucie.
Penulis. Fotografer. Dokter. Penerjemah. Blogger.
Teman. Saudara. Kekasih. Tunangan

Mereka telah mengikrarkan kesetiaan untuk tak saling melupakan. Namun, kenyataan bahwa mereka hanyalah manusia biasa yang memiliki keterbatasan memori, tak dapat diubah.

Meski ego mereka bersikeras tak ingin dilupakan, namun ketika salah satu dari mereka harus menghilang dari kehidupan orang terdekatnya, semua memori yang telah dirajut dan disimpan seolah tidak pernah ada.

Adakah jalan bagi memori itu untuk kembali?

Benarkah memori yang tersimpan itu tidak akan pernah pudar seperti janji setia yang mereka ucapkan?
Jika Seoulmate memiliki kambing sebagai simbol cerita, maka Khokkiri (gajah), novel ke 12 Lia Indra Andriana kali ini mengusung gajah sebagai simbol. Gajah, kenapa gajah? Karena ternyata simbol gajah memiliki makna mendalam dari keseluruhan cerita.

Gajah yang merupakan mamalia darat terbesar di dunia itu,ternyata memiliki fakta unik berupa kemampuan daya ingat yang kuat. Hewan ini memiliki tengkorak besar dan kuat sehingga mampu mengingat perintah –perintah yang diajarkan dan jarang melupakannya. Tidak mengherankan kalau banyak yang setuju dengan pendapat kalau gajah adalah hewan dengan ingatan paling baik sedunia. Oleh karena fakta daya ingat ini jugalah yang menjadikan gajah sebagai simbol pengingat dari sebuah bingkai cerita cinta yang berlandaskan kenangan, Khokkiri.

Kalau dalam Seoulmate Mbak Lia memakai 'harapan' sebagai benang merah ceritanya, maka di Khokkiri kata kuncinya adalah 'kenangan'. Manusia bukan gajah yang memiliki ingatan yang super. Aku ingat, aku pernah meminta pada Tuhan untuk membuang satu sel otak aku yang berisi ingatan/kenangan akan seseorang yang telah menyakitiku. Namun setelah menamatkan Khokkiri ini, sepertinya aku harus mencabut kembali permintaanku tadi. Karena kembali ke kisah Khokkiri tadi, Richard-Della-Adriel-Becca-Lucie, diantara mereka berlima toh akhirnya ada yang harus 'tersingkir' dan rela hanya menjadi sebatas kenangan. Karena kenangan, sebaik dan seburuk apapun itu, adalah hal berharga yang membuat kita menghargai dan memaknai hidup.:) 

Awalnya aku cukup dibuat bingung dan sulit mengikuti alur cerita novel ini (aku saja sebagai pembaca cukup ‘sulit’, gimana penulisnya ya? Nah loh!). Karena isinya menceritakan kehidupan banyak tokoh utama dan tak ada penunjuk waktu. Pada mulanya, Becca, Adriel, dan TOP kemudian Della, Richard, dan Lucie punya frame masing-masing. Namun setelah membaca lembar demi lembar ternyata keenam tokoh utama ini ada dalam satu frame yang sama! Si penulis, Kak Lia Indra Andriana, bisa menarik keenamnya dalam satu frame drama kehidupan yang kompleks, yang awalnya saya kira tidak ada hubungannya antara Becca dengan Lucie ataupun Adriel dengan Richard. Kuncinya adalah kenangan! Kenanganlah yang mempertemukan mereka (kembali).
Kalau diibaratkan, membaca Khokkiri itu sama seperti menemukan sebuah puzzle yang belum tertata, untuk kemudian perlahan-lahan menyusun puzzle ini menjadi sebuah rangkaian kenangan yang utuh dengan membaca tiap halamannya.

Beberapa konflik dan kejanggalan muncul seiring berjalannya alur cerita. Di sinilah letak teka-teki itu. Aku sebagai pembaca sadar tidak sadar suka menebak-nebak apa yang akan terjadi dan bagaimana ending-nya. Sayang saya sering gagalnya! *shy* Tetapi di sinilah letak ketertarikanku pada novel ini. Pembaca cenderung tidak dapat menebak apa yang ada di halaman berikutnya.

Ini adalah novel istimewa yang sukses membuatku tak melepas halaman demi halaman sampai kisah ini berakhir. Kompleks dan cenderung berat dibandingkan novel Lia yang sebelumnya. Tapi itulah sisi menariknya. Setiap karakter dan kisahnya di sepertiga awal disusun seperti puzzle hingga seolah-olah mengajak pembaca untuk berpikir,mengolah,dan menghubung-hubungkan rentetan peristiwa yang terjadi hingga mencapai kesimpulan yang memuaskan. Begitupun juga dengan Topik D.I.D (Dissociative Identity Disorder)/ kepribadian ganda yang diangkat sangat menarik dan terbilang langka. Jarang aku temui penulis yang mau menggali hal-hal berbau medis dalam novelnya dan apa yang Mbak Lia lakukan di novel ke 12 nya yang tetap berbau Korea ini adalah suatu kemajuan besar.

Salut dengan alur cerita yang sering membuat saya berkerut-kerut, tapi toh menikmati dan penasaran juga akan akhir ceritanya. Konflik keluarga dan pergolakan batin atas peristiwa masa lalu dikemas dengan cukup apik.

Tambahan keistimewaan novel ini  juga terletak kemampuan Lia memindahkan para alter ego karakternya pada komposisi yang tepat.Tidak ada yang tumpang tindih ketika kemunculan para alter terjadi. Namun sayangnya,  karena terlalu terfokus pada tiga alter yang menguasai tubuh sehingga deskripsi asal muasal alter sampingan Lady vampire yang muncul dipertengahan cerita  tak terlalu mendapat porsi perhatian yang cukup. Siapa sebenarnya Lady Vampire? Kenapa dia muncul? Tak ada jawaban pasti.

Dan buat kamu yang punya kebiasaan membaca novel bagian awal dan akhirnya saja, maka hampir bisa dipastikan kalau kamu akan berakhir dengan kepala migren akibat bingung, Alur dan kisah dalam novel ini tidak dapat ditebak begitu saja seperti novel-novel remaja kebanyakan, dan disitulah poin terpenting dan paling menarik dari Khokkiri….obviously unpredictable ^^

But overall, cerita yang tak biasa dan karakter mempesona membuatku tak segan-segan memberi Two Thumbs up untuk drama psikologi Mbak Lia yang mendebarkan ini!!One of my favorites books. I can't wait to see what Lia has for us next!:) 

Sabtu, 22 Februari 2014

Review Novel Fly Him To The Moon by Mariskova


Judul Buku: Fly Him To The Moon
Pengarang: Mariskova
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Kategori: Novel Fiksi
Genre: Romance
Tebal: 349 halaman
Bisa dibeli di: Bukabuku,com
Bila sahabatmu adalah matahari dan kamu adalah bulan, apa yang akan terjadi kepadamu ketika pagi menjelang dan matahari terbit? Apakah orang-orang di bumi akan bisa melihatmu di atas langit sana?

Seluruh laki-laki di satu bumi ini pasti akan bahagia luar biasa seandainya mereka bisa menjadi sahabat Jelita. Sebaliknya, bila semua perempuan di beberapa galaksi dikumpulkan, mereka pasti akan lebih memilih mati daripada harus menjadi sahabat Jelita. Kecuali Anjani.

Jelita Gani dan Anjani Anjasmara adalah dua sahabat sejak kecil. Jelita seorang perempuan yang cantik tak terkira dan pintar luar biasa. Kecantikannya membuatnya dikitari oleh laki-laki dari berbagai jenis karakter. Kepintarannya membuatnya dilimpahi kepopuleran. Jelita selalu menjadi matahari di mana pun dia berada.

Anjani, sahabat Jelita, adalah seorang perempuan tomboy yang selalu memerankan tokoh sahabat setia. Sepanjang hidupnya Anjani menyaksikan para laki-laki berlomba mengejar Jelita. Sepanjang hidupnya Anjani mengurusi para laki-laki yang menggunakan dirinya untuk mendekati Jelita. Sepanjang hidupnya, Anjani merasakan sosoknya perlahan menghilang di balik awan setiap kali Jelita muncul. Seperti bulan ketika matahari muncul. Atas nama persahabatan, Anjani tak pernah beranjak dari sisi Jelita. Bagi Anjani, persahabatannya dengan Jelita lebih berharga dari laki-laki mana pun...

... sampai lalu sahabatnya itu berbalik memusuhinya ketika seorang pangeran impian datang menawarkan cinta. Masih tersisa luaskah hati Anjani bagi sahabatnya? Apakah Anjani rela menukar cintanya pada sang pangeran impian dengan persahabatannya dengan Jelita?
   

Novel ini dibuka dengan tingkah laku yang mengejutkan dari mantan pacar Jelita yang mencoba melakukan aksi bunuh diri di dekat rumah Jelita. Namun, akhirnya berhasil digagalkan oleh ketua RT setempat yang merupakan pensiunan jenderal bintang dua. Jelita adalah perempuan yang cantik dan pintar. Dia bekerja sebagai seorang wartawan di NewsTV. Tak heran banyak laki-laki yang mengincarnya. Sedangkan Anjani yang merupakan sahabat Jelita sejak kecil sekaligus tetangganya hanya bisa terheran melihat tingkah mantan-mantan Jelita yang nekad. Kali ini adalah Donny.

Segala upaya telah Donny lakukan agar dia bisa baikkan dengan Jelita namun semuanya gagal. Terakhir, dia sempat minta tolong kepada Anjani. Sebelum akhirnya dia memutuskan untuk melancarkan misinya yaitu bunuh diri di kantor Jelita. Hal itu sontak menjadi berita heboh, karena Jelita memang merupakan orang yang sangat tenar. Jelita terancam dipecat, sedangkan Donny masuk rumah sakit. Anjani yang kaget mendengar berita itu, menemui Jelita, menceritakan hal sebelum Donny melakukan aksi nekadnya. Tak diduga dan tak disangka, Jelita menyemprot Anjani. Sejak saat itu persahabatan mereka merenggang.

Rasa bersalah menghantui Anjani.  Dia putuskan untuk menemui Donny di rumah sakit dengan misi untuk mendamaikan Donny dan Jelita. Dia sering bolak-balik ke rumah sakit menemui Donny untuk misinya itu.

Akankah  Donny berhasil kembali ke pelukan Jelita? Coba simak langsung di novelnya :)

                                                                              ***
Novel ini manis banget. Banyak nilai-nilai positif yang bisa aku tangkap, seperti:
  1. Kesetiakawanan
  2. Kesempatan kedua selalu ada buat siapapun yang mau meminta/mencari
  3. True love never lies. Meski kadang … (agak klise nih)
  4. Cinta gak harus memiliki

Mbak Mariskova memaparkan berbagai karakter tokoh di novel ini dengan mendetail, sehingga pembaca tidak bingung ketika membaca novel ini. Dengan membaca novel ini, bisa membuat kita semakin memaknai hidup, dimana hidup itu penuh dengan perjuangan dan pengorbanan. Dan pada akhirnya nanti kita akan menuai hal yang sangat indah. Seperti halnya yang dilakukan oleh tokoh Anjani yang berjuang untuk menyatukan sahabatnya dengan Donny, mantan kekasihnya yang pada saat itu status Donny adalah sebagai kekasih Anjani. Dia berkorban untuk kedua orang yang dia sayang, walaupun itu berarti dia harus mengorbankan perasaannya.

Ketika membaca novel ini, kita tidak akan disibukkan dengan mencari-cari arti dari istilah baru yang sulit untuk dipahami, di sini, Mariskova menggunakan bahasa yang sangat familiar  sehingga mudah untuk memahaminya. Mbak Mariskova meramu secara apik konflik yang terjadi di novel ini. Konflik yang begitu lekat dengan kehidupan nyata, dari masalah persahabatan, percintaan, dan pekerjaan. Semuanya seperti tersaji secara real, sehingga pembaca dapat dengan mudah memasuki alur cerita.

Di antara semua nilai positif di atas, kesempatan kedua aku lihat mendapat porsi lebih. Si Anjani mendapat kesempatan kedua untuk memperbaiki sikapnya dulu pada Donny, Donny juga mendapat kesempatan kedua untuk mendapatkan cinta sejatinya, Jelita mendapat kesempatan kedua untuk memperbaiki pertemanannya yang sempat rusak, bahkan Rania pun mendapat kesempatan kedua untuk menjadi adik yang lebih loyal kepada kakaknya. Tuh kan, it’s all about second chances!


Jujur saja, aku dulu mau membaca novel ini tuh ragu banget. Takut isinya jelek, abis covernya kurang menarik sih ya... Eh tapi ternyata bagus banget! Don't judge a book from cover lah ya hehe:D


Novel ini bisa dibaca oleh berbagai kalangan dari remaja sampai dewasa, karena masih memperhatikan norma-norma yang ada. Sehingga, tidak akan mempengaruhi pembaca untuk melakukan penyimpangan, karena memang, inti dari novel ini adalah sebuah pengorbanan dan perjuangan menjadi seorang sahabat sejati. Jadi, dengan membaca novel ini, kita bisa mengerti bahwa hidup itu perlu adanya sebuah pengorbanan dan perjuangan yang nantinya bisa membuat kita menjadi pribadi yang lebik baik lagi.

Dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami, buku ini sangat cocok menemani di kala santai.
Selamat membaca!
 

Judul Buku: Fly Him To The Moon
Pengarang: Mariskova
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Kategori: Novel Fiksi
Genre: Romance
Tebal: 349 halaman
Bisa dibeli di: Bukabuku,com
Bila sahabatmu adalah matahari dan kamu adalah bulan, apa yang akan terjadi kepadamu ketika pagi menjelang dan matahari terbit? Apakah orang-orang di bumi akan bisa melihatmu di atas langit sana?

Seluruh laki-laki di satu bumi ini pasti akan bahagia luar biasa seandainya mereka bisa menjadi sahabat Jelita. Sebaliknya, bila semua perempuan di beberapa galaksi dikumpulkan, mereka pasti akan lebih memilih mati daripada harus menjadi sahabat Jelita. Kecuali Anjani.

Jelita Gani dan Anjani Anjasmara adalah dua sahabat sejak kecil. Jelita seorang perempuan yang cantik tak terkira dan pintar luar biasa. Kecantikannya membuatnya dikitari oleh laki-laki dari berbagai jenis karakter. Kepintarannya membuatnya dilimpahi kepopuleran. Jelita selalu menjadi matahari di mana pun dia berada.

Anjani, sahabat Jelita, adalah seorang perempuan tomboy yang selalu memerankan tokoh sahabat setia. Sepanjang hidupnya Anjani menyaksikan para laki-laki berlomba mengejar Jelita. Sepanjang hidupnya Anjani mengurusi para laki-laki yang menggunakan dirinya untuk mendekati Jelita. Sepanjang hidupnya, Anjani merasakan sosoknya perlahan menghilang di balik awan setiap kali Jelita muncul. Seperti bulan ketika matahari muncul. Atas nama persahabatan, Anjani tak pernah beranjak dari sisi Jelita. Bagi Anjani, persahabatannya dengan Jelita lebih berharga dari laki-laki mana pun...

... sampai lalu sahabatnya itu berbalik memusuhinya ketika seorang pangeran impian datang menawarkan cinta. Masih tersisa luaskah hati Anjani bagi sahabatnya? Apakah Anjani rela menukar cintanya pada sang pangeran impian dengan persahabatannya dengan Jelita?
   

Novel ini dibuka dengan tingkah laku yang mengejutkan dari mantan pacar Jelita yang mencoba melakukan aksi bunuh diri di dekat rumah Jelita. Namun, akhirnya berhasil digagalkan oleh ketua RT setempat yang merupakan pensiunan jenderal bintang dua. Jelita adalah perempuan yang cantik dan pintar. Dia bekerja sebagai seorang wartawan di NewsTV. Tak heran banyak laki-laki yang mengincarnya. Sedangkan Anjani yang merupakan sahabat Jelita sejak kecil sekaligus tetangganya hanya bisa terheran melihat tingkah mantan-mantan Jelita yang nekad. Kali ini adalah Donny.

Segala upaya telah Donny lakukan agar dia bisa baikkan dengan Jelita namun semuanya gagal. Terakhir, dia sempat minta tolong kepada Anjani. Sebelum akhirnya dia memutuskan untuk melancarkan misinya yaitu bunuh diri di kantor Jelita. Hal itu sontak menjadi berita heboh, karena Jelita memang merupakan orang yang sangat tenar. Jelita terancam dipecat, sedangkan Donny masuk rumah sakit. Anjani yang kaget mendengar berita itu, menemui Jelita, menceritakan hal sebelum Donny melakukan aksi nekadnya. Tak diduga dan tak disangka, Jelita menyemprot Anjani. Sejak saat itu persahabatan mereka merenggang.

Rasa bersalah menghantui Anjani.  Dia putuskan untuk menemui Donny di rumah sakit dengan misi untuk mendamaikan Donny dan Jelita. Dia sering bolak-balik ke rumah sakit menemui Donny untuk misinya itu.

Akankah  Donny berhasil kembali ke pelukan Jelita? Coba simak langsung di novelnya :)

                                                                              ***
Novel ini manis banget. Banyak nilai-nilai positif yang bisa aku tangkap, seperti:
  1. Kesetiakawanan
  2. Kesempatan kedua selalu ada buat siapapun yang mau meminta/mencari
  3. True love never lies. Meski kadang … (agak klise nih)
  4. Cinta gak harus memiliki

Mbak Mariskova memaparkan berbagai karakter tokoh di novel ini dengan mendetail, sehingga pembaca tidak bingung ketika membaca novel ini. Dengan membaca novel ini, bisa membuat kita semakin memaknai hidup, dimana hidup itu penuh dengan perjuangan dan pengorbanan. Dan pada akhirnya nanti kita akan menuai hal yang sangat indah. Seperti halnya yang dilakukan oleh tokoh Anjani yang berjuang untuk menyatukan sahabatnya dengan Donny, mantan kekasihnya yang pada saat itu status Donny adalah sebagai kekasih Anjani. Dia berkorban untuk kedua orang yang dia sayang, walaupun itu berarti dia harus mengorbankan perasaannya.

Ketika membaca novel ini, kita tidak akan disibukkan dengan mencari-cari arti dari istilah baru yang sulit untuk dipahami, di sini, Mariskova menggunakan bahasa yang sangat familiar  sehingga mudah untuk memahaminya. Mbak Mariskova meramu secara apik konflik yang terjadi di novel ini. Konflik yang begitu lekat dengan kehidupan nyata, dari masalah persahabatan, percintaan, dan pekerjaan. Semuanya seperti tersaji secara real, sehingga pembaca dapat dengan mudah memasuki alur cerita.

Di antara semua nilai positif di atas, kesempatan kedua aku lihat mendapat porsi lebih. Si Anjani mendapat kesempatan kedua untuk memperbaiki sikapnya dulu pada Donny, Donny juga mendapat kesempatan kedua untuk mendapatkan cinta sejatinya, Jelita mendapat kesempatan kedua untuk memperbaiki pertemanannya yang sempat rusak, bahkan Rania pun mendapat kesempatan kedua untuk menjadi adik yang lebih loyal kepada kakaknya. Tuh kan, it’s all about second chances!


Jujur saja, aku dulu mau membaca novel ini tuh ragu banget. Takut isinya jelek, abis covernya kurang menarik sih ya... Eh tapi ternyata bagus banget! Don't judge a book from cover lah ya hehe:D


Novel ini bisa dibaca oleh berbagai kalangan dari remaja sampai dewasa, karena masih memperhatikan norma-norma yang ada. Sehingga, tidak akan mempengaruhi pembaca untuk melakukan penyimpangan, karena memang, inti dari novel ini adalah sebuah pengorbanan dan perjuangan menjadi seorang sahabat sejati. Jadi, dengan membaca novel ini, kita bisa mengerti bahwa hidup itu perlu adanya sebuah pengorbanan dan perjuangan yang nantinya bisa membuat kita menjadi pribadi yang lebik baik lagi.

Dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami, buku ini sangat cocok menemani di kala santai.
Selamat membaca!
 

Minggu, 16 Februari 2014

Review Novel Seribu Kerinduan by Herlina P Dewi


Judul: Seribu Kerinduan
Penulis: Herlina P Dewi
Penerbit: Stiletto Book
Tebal: 249 halaman
Terbit: 1 November 2013
Genre: Romance
Bisa dibeli di: Bukabuku.com
“Sudah, jangan lagi kamu menghakimiku. Jangan lagi kamu memperolokku. Percuma saja. Aku sudah tak bisa merasakan apa-apa lagi, kecuali rasa kebas ini. Dan sekarang, biarlah kehidupan memilihkan jalan untukku. Menjadi pelacur.”

Renata, seorang fashion editor dengan karier cemerlang di kantornya, harus pasrah pada keadaan. Setelah berpisah dengan Panji, lelaki yang sudah dipacari selama empat tahun karena perjodohan biadab itu, dia pergi ke semua tempat yang pernah mereka singgahi untuk menelusuri jejak-jejak kebersamaan. Hidup menjadi sangat membosankan baginya, karena hari-harinya kini hanya dihabiskan untuk mengenang Panji. Dia pun lantas memilih menjadi pelacur, karena dengan profesi barunya itu, dia kembali merasa dicintai, dihargai, dibutuhkan, dan disanjung.

Namun, ia sadar, menjadi pelacur hanyalah sebuah persinggahan sebelum dia benar-benar melanjutkan hidup sesuai dengan keinginannya. Lantas, kehidupan seperti apa yang sebenarnya ingin dijalaninya? Tanpa Panji? Bisakah?
 
Renata, seorang Fashion Editor di sebuah majalah terkenal A La Mode dengan karier cemerlang mengalami jungkir balik kehidupan dalam waktu yang relatif singkat. Panji, lelaki yang sudah dipacarinya selama empat tahun akhirnya pergi meninggalkannya dan memilih untuk menikah dengan perempuan pilihan orangtuanya. Alasan status sosial keluarga Renata yang tidak sederajat dengan Panji membuat Renata berpikir bahwa hidup terkadang tidak adil.
Panji barangkali adalah sosok yang menjadi daya tarik novel ini. Lelaki kaya, cerdas, tampan dan setia pada cintanya dengan Renata namun harus kalah kemudian oleh kehendak orangtuanya yang otoriter. Betapa manusia terkadang takluk pada hal-hal sederhana diluar kehendak dirinya. Kehidupan rumah tangganya dengan Ayu yang berjalan tak biasa dapat menjadi refleksi lain dari sebuah kisah cinta bagi pembaca.
Renata yang terpukul dengan kisah cintanya yang kandas kemudian kehilangan pekerjaannya, membuang cerita pedihnya lewat perjalanan dari satu tempat ke tempat lain yang menyimpan kenangannya bersama Panji, hingga bahkan menjadi pelacur. Jalan pelacur ia tempuh sebab menurutnya hanya dengan itulah ia merasa dibutuhkan, dipuja puji dan dicintai.Pertemuannya secara tak sengaja dengan Dion di kelab malam menghadirkan sebuah episode baru yang membuat novel ini semakin manis dan menarik.
Namun, sampai kapankah Renata akan bertahan dengan kehidupan yang sebenarnya tak diharapkannya itu? Bagaimana kisah Panji setelah menikah dengan Ayu, perempuan ningrat pilihan orangtuanya kemudian? Pesan apa yang kita tangkap dari novel yang memiliki judul sangat provokatif ini?
                                                                           ***
"How can I move on when I’m still in love with you?"
Enggak ngerti kenapa tiap kali denger kata “move on”, bagian dari lagu the script itu yang tiba-tiba muncul di benakku. Masalah pribadi aja kali ya:D

Anyhow, bener juga sih apa yang dibilang sama the script di lagunya yang “the man who can’t be moved” itu. Gimana kita bisa move on kalo nyatanya kita masih cinta, ehm sama mantan kita?:|

Buat sedikit gambaran aja nih, keywords buat  novel ini adalah putus, patah hati, masa lalu, masa depan, nikah, move on, mantan, patah hati, patah hati, patah hati…. Emm…

Jika seorang wanita merenung dan tiba-tiba menangis, artinya dia sedang mengingat seseorang.

Seribu Kerinduan adalah sebuah novel, yang sukses memberikan gambaran tentang seorang yang sedang patah hati. Sebagai seorang yang pernah merasakan patah hati akut dan galau berminggu-minggu, novel ini sukses membuat aku mengatakan, “Iya! Orang lagi patah hati emang kaya gini…” *eh hahaha.:D

Dalam hal ini, penulis sukses memainkan emosi pembaca untuk tidak akan berhenti hingga akhir kisah. Semua jejak tokoh dan kehidupannya misterius, namun sangat nikmat disimak bersama secangkir kopi ataupun teh hangat. Semua setting kehidupan metropolis Jakarta dan Kota Budaya Jogja beserta hiruk pikuk pekerjaan para tokoh di bidang jurnalistik dan IT di dalamnya disajikan dengan sangat pas dan mendukung kisah para tokoh.
Pesan sosial yang ingin diungkapkan penulis barangkali adalah ada banyak cerita hidup yang bersisian dengan realitas kita selama ini kita pandang sebelah mata, menganggap hal tersebut tidak ada, padahal hal tersebut nyata. Novel ini berunsurkan hal yang biasa : cinta dan kehidupan personal tokoh-tokohnya dalam asmara dan pekerjaan. Namun, konflik yang dihadirkan dengan intim dan tak terduga membuat kita kaya dan semakin bijak dalam menilai suatu pilihan.
Warna sampul yang gelap dengan gambar sesosok wanita yang menahan rinai hujan dengan payung sangat menggambarkan pesan emosi kerinduan yang membuncah. Benar-benar kelihatan kalo novel ini galau banget deh. Oke buat covernya.


Semoga novel ini bisa menginspirasi pembacanya dan lebih memaknai dan menghargai apa itu CINTA. Akhir kata, selamat ‘merasakan patah hati’ di novel ini! :p

Judul: Seribu Kerinduan
Penulis: Herlina P Dewi
Penerbit: Stiletto Book
Tebal: 249 halaman
Terbit: 1 November 2013
Genre: Romance
Bisa dibeli di: Bukabuku.com
“Sudah, jangan lagi kamu menghakimiku. Jangan lagi kamu memperolokku. Percuma saja. Aku sudah tak bisa merasakan apa-apa lagi, kecuali rasa kebas ini. Dan sekarang, biarlah kehidupan memilihkan jalan untukku. Menjadi pelacur.”

Renata, seorang fashion editor dengan karier cemerlang di kantornya, harus pasrah pada keadaan. Setelah berpisah dengan Panji, lelaki yang sudah dipacari selama empat tahun karena perjodohan biadab itu, dia pergi ke semua tempat yang pernah mereka singgahi untuk menelusuri jejak-jejak kebersamaan. Hidup menjadi sangat membosankan baginya, karena hari-harinya kini hanya dihabiskan untuk mengenang Panji. Dia pun lantas memilih menjadi pelacur, karena dengan profesi barunya itu, dia kembali merasa dicintai, dihargai, dibutuhkan, dan disanjung.

Namun, ia sadar, menjadi pelacur hanyalah sebuah persinggahan sebelum dia benar-benar melanjutkan hidup sesuai dengan keinginannya. Lantas, kehidupan seperti apa yang sebenarnya ingin dijalaninya? Tanpa Panji? Bisakah?
 
Renata, seorang Fashion Editor di sebuah majalah terkenal A La Mode dengan karier cemerlang mengalami jungkir balik kehidupan dalam waktu yang relatif singkat. Panji, lelaki yang sudah dipacarinya selama empat tahun akhirnya pergi meninggalkannya dan memilih untuk menikah dengan perempuan pilihan orangtuanya. Alasan status sosial keluarga Renata yang tidak sederajat dengan Panji membuat Renata berpikir bahwa hidup terkadang tidak adil.
Panji barangkali adalah sosok yang menjadi daya tarik novel ini. Lelaki kaya, cerdas, tampan dan setia pada cintanya dengan Renata namun harus kalah kemudian oleh kehendak orangtuanya yang otoriter. Betapa manusia terkadang takluk pada hal-hal sederhana diluar kehendak dirinya. Kehidupan rumah tangganya dengan Ayu yang berjalan tak biasa dapat menjadi refleksi lain dari sebuah kisah cinta bagi pembaca.
Renata yang terpukul dengan kisah cintanya yang kandas kemudian kehilangan pekerjaannya, membuang cerita pedihnya lewat perjalanan dari satu tempat ke tempat lain yang menyimpan kenangannya bersama Panji, hingga bahkan menjadi pelacur. Jalan pelacur ia tempuh sebab menurutnya hanya dengan itulah ia merasa dibutuhkan, dipuja puji dan dicintai.Pertemuannya secara tak sengaja dengan Dion di kelab malam menghadirkan sebuah episode baru yang membuat novel ini semakin manis dan menarik.
Namun, sampai kapankah Renata akan bertahan dengan kehidupan yang sebenarnya tak diharapkannya itu? Bagaimana kisah Panji setelah menikah dengan Ayu, perempuan ningrat pilihan orangtuanya kemudian? Pesan apa yang kita tangkap dari novel yang memiliki judul sangat provokatif ini?
                                                                           ***
"How can I move on when I’m still in love with you?"
Enggak ngerti kenapa tiap kali denger kata “move on”, bagian dari lagu the script itu yang tiba-tiba muncul di benakku. Masalah pribadi aja kali ya:D

Anyhow, bener juga sih apa yang dibilang sama the script di lagunya yang “the man who can’t be moved” itu. Gimana kita bisa move on kalo nyatanya kita masih cinta, ehm sama mantan kita?:|

Buat sedikit gambaran aja nih, keywords buat  novel ini adalah putus, patah hati, masa lalu, masa depan, nikah, move on, mantan, patah hati, patah hati, patah hati…. Emm…

Jika seorang wanita merenung dan tiba-tiba menangis, artinya dia sedang mengingat seseorang.

Seribu Kerinduan adalah sebuah novel, yang sukses memberikan gambaran tentang seorang yang sedang patah hati. Sebagai seorang yang pernah merasakan patah hati akut dan galau berminggu-minggu, novel ini sukses membuat aku mengatakan, “Iya! Orang lagi patah hati emang kaya gini…” *eh hahaha.:D

Dalam hal ini, penulis sukses memainkan emosi pembaca untuk tidak akan berhenti hingga akhir kisah. Semua jejak tokoh dan kehidupannya misterius, namun sangat nikmat disimak bersama secangkir kopi ataupun teh hangat. Semua setting kehidupan metropolis Jakarta dan Kota Budaya Jogja beserta hiruk pikuk pekerjaan para tokoh di bidang jurnalistik dan IT di dalamnya disajikan dengan sangat pas dan mendukung kisah para tokoh.
Pesan sosial yang ingin diungkapkan penulis barangkali adalah ada banyak cerita hidup yang bersisian dengan realitas kita selama ini kita pandang sebelah mata, menganggap hal tersebut tidak ada, padahal hal tersebut nyata. Novel ini berunsurkan hal yang biasa : cinta dan kehidupan personal tokoh-tokohnya dalam asmara dan pekerjaan. Namun, konflik yang dihadirkan dengan intim dan tak terduga membuat kita kaya dan semakin bijak dalam menilai suatu pilihan.
Warna sampul yang gelap dengan gambar sesosok wanita yang menahan rinai hujan dengan payung sangat menggambarkan pesan emosi kerinduan yang membuncah. Benar-benar kelihatan kalo novel ini galau banget deh. Oke buat covernya.


Semoga novel ini bisa menginspirasi pembacanya dan lebih memaknai dan menghargai apa itu CINTA. Akhir kata, selamat ‘merasakan patah hati’ di novel ini! :p
 
Elphin Books Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template