Sabtu, 01 September 2012

LAGI..., TENTANG KITA. TENTANG MASA LALU

Ini bukan yang pertama, duduk sendirian dan memerhatikan beberapa tulisan berlalu-lalang. Setiap abjad yang tersusun dalam kata terangkai menjadi kalimat, dan entah mengapa sosokmu selalu berada di sana, berdiam dalam tulisan yang sebenarnya enggan aku baca dan kudefinisikan lagi. Ini bukan yang baru bagiku, duduk berjam-jam tanpa merasakan hangatnya perhatianmu melalui pesan singkat. Kekosangan dan kehampaan sudah berganti-ganti wajah sejak tadi, namun aku tetap menunduk, mencoba tak memedulikan keadaan. Karena jika aku terlalu terbawa emosi, aku bisa mati iseng sendiri.

Tentu saja kamu tak merasakan apa yang aku rasakan. Rasa rindu. Rasa sayang. Aku sengaja menyembunyikan perasaaan itu rapat-rapat.

Kali ini aku akan membahas tentang kesepian, atau bercerita tentang hal yang sulit kau pahami. Karena aku sudah tau, kamu sangat sulit diajak basa-basi, apalagi jika bercerita soal cinta. Aku yakin, kamu akan menutup telinga dan membesarkan volume-volume lagu jika aku berkata soal kerinduan. Aku tidak akan tega menjejalimu dengan cerita absurdku. Seperti dulu, seperti aku cerita tentang cinta, kau malah tertawa. Haha, patutkah begitu? Bagiku, tidak.

Kamu tak suka jika aku ceritakan tentang air mata bukan? Bagaimana kalau kualihkan dengan senyum pura-pura? Tentu saja kau tak ingin melihatnya. Karena kau sama sekali tidak peka. Dan mungkin, sifat burukmu tetap saja begitu. Walaupun kita sudah lama tak bersua.

Entah mengapa, akhir-akhir ini sepi sekali. Aku seperti mendengar bisikan-bisikan angin di telingaku. Mendengar gelitikan asap rokok ayahku di telingaku. Aku seperti menjadi orang yang kesepian di dalam keramaian. Itu sama sekali tak mengenakkan, kau tahu? Ah, mungkin kau tidak pernah merasakan hal seperti itu. Dan, semoga tak akan pernah. Karena aku selalu mendoakanmu. Ingatlah itu. Yakinlah itu.

Tidak usah dibawa serius. Hanya beberapa paragraf bodoh untuk menemani rasa sepiku.

0 komentar:

Poskan Komentar

Thanx for you'r coming :)

 
Elphin Books Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template